Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

China Ingatkan AS Tak Campuri Urusan Taiwan

Andre Heru | Jumat,29 Jul 2022 - 14:22:17 WIB

Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Presiden China Xi Jinping (kanan)/foto ist SSV Youtube Joe Biden dan CGTN

CityPost – Presiden China Xi Jinping kembali dibuat geram oleh Amerika Serikat hingga memberikan peringatan kepada negeri Paman SAM untuk tidak mencapuri urusan Taiwan dan menghargai konsep atau prinsip satu China.

Xi juga menegaskan kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk tidak bermain api atas Taiwan karena China menentang kemerdekaan Taiwan dan adanya campur tangan asing.

Peringatan yang dilayangkan Xi keluar ditengah ketegangan ekonomi dan geopolitik antara China dan Amerika Serikat yang terus memanas.

“Mereka yang bermain api hanya akan terbakar. (Kami) berharap pihak AS dapat melihat ini dengan jelas,” tegas Xi Jinping kepada Biden dalam panggilan kelimanya.

Sementara itu, seperti yang dilansir melalui Al Jazeera dilaporkan bahwa pihak Gedung Putih melalui pernyataan mereka menyatakan Biden kepada Xi bahwa kebijakan AS tidak berubah dan Washington sangat menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo atau merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Diketahui, pada panggilan Kamis lalu, berlangsung selama lebih dari dua jam. Disebutkan hal itu dilakukan bertujuan agar Biden bisa menemukan cara baru dalam bekerjasama dengan China ditengah meningkatnya persaingan global dan ketegangan antar kedua negara tersebut. Khususnya yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia, Kesehatan Global dan Kebijakan Ekonomi.

Ketegangan dikabarkan semakin meningkat usai Ketua DPR AS Nancy Pelosi melakukan kunjungan ke Taiwan hingga pihak Beijing melayangkan peringatan dan menilai keberadaan parlemen AS sebagai bentuk provokasi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian menegaskan bahwa jika AS bersikeras menempuh jalannya sendiri maka mereka akan menanggapinya dengan tegas.

“Jika AS bersikeras untuk menempuh jalannya sendiri dan menentang garis bawah China, itu pasti akan disambut dengan tanggapan yang kuat. Semua konsekuensi berikutnya akan ditanggung oleh AS,” tegas Lijian. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar