Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Penjaga Pantai Temukan Sejumlah Mayat Imigran Di Pulau Mona

Andre Heru | Jumat,29 Jul 2022 - 14:36:37 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist SSV Youtube Orama. P TV

CityPost – Penjaga Taman Sumber Daya Alam dan Lingkungan Puerto Rico menemukan sejumlah mayat di Pulau Mona yang diidentifikasi sebagai para imigran yang tenggelam dalam sebuah perjalan ditengah lautan.

Sementara itu, pejabat urusan publik untuk perlindungan perbatasan dan bea cukai AS (CBP) Jeffrey Quinones menyebutkan ada lima mayat yang ditemukan sementara 66 orang imigran lainnya berhasil diselamatkan dari kapal penyelundup manusia yang berada di dekat pulau disebelah barat Puerto Rico.

“Para penyelundup pada dasarnya memaksa para migran untuk turun, tampaknya lima migran tenggelam dalam proses tersebut,” ungkap Jeffrey pada Kamis (28/7) kemarin kepada Reuters melalui sambungan telepon.

Melansir laporan Al Jazeera disebutkan, menurut juru bicara Penjaga Pantai AS Ricardo Castrodad kapal yang membawa imigran tersebut melarikan diri dari tempat kejadian. Sehingga belum diketahui berapa jumlah orang yang berada didalamnya. Informasi tersebut dikutip Al Jazeera melalui The Associated Press.

Sedangkan informasi yang dikutip dari Miami Herald, Pejabat CBP mengatakan Sebagian besar imigran tersebut diyakini berasal dari Haiti.

Dari rangkaian peristiwa, mereka mengatakan insiden di Puerto Rico merupakan yang terbaru dari sejumlah pelayaran mematikan saat melintasi laut Karibia Utara. Para imigran ditengarai melarikan diri dari negaranya, Haiti, ditengah konflik pembunuhan dan penculikan yang disebabkan oleh gangster.

Sebagian besar imigran coba masuk kedaratan Amerika Serikat melalui jalur laut yang illegal dan melalui perbatasan selatan dengan Meksiko.

Namun, sayangnya banyak imigran yang gagal usai pihak AS sejak Maret 2020 memberlakukan Judul 42, sebuah aturan yang diberlakukan diera pandemic. Dimana ada mosi pencegahan imigran yang mengklaim suaka diperbatasan.

Melalui aturan tersebut banyak warga Haiti yang sudah berupaya masuk dan diamankan lalu didepostasi kembali kenegaranya. (And/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar