Jakarta, Indonesia | Monday, 15-08-2022

NEWS UPDATE

Polisi Blora Dituntut 6 Tahun Penjara Gegara Dugaan Korupsi

Chandra | Senin,18 Jul 2022 - 21:41:52 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist SSV Youtube Polres Blora

Blora, CityPost – Dua orang polisi Blora yang merupakan pasangan suami-istri kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum. Mereka berdua terancam hukuman 6,5 tahun penjara atas dugaan korupsi menggunakan uang Polres untuk melunasi pembelian mobil.

Melansir informasi yang dipublikasi dan dilaporkan oleh kantor berita Indonesia, Antaranews disebutkan bahwa. Suami-istri itu merupakan anggota Polres Blora, Jawa Tengah. Pada Senin (18/7) hari ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mereka dengan hukuman penjara selama 6,5 tahun.

Kedua polisi itu adalah Bripka Etana Fani Jatnika dan Briptu Eka Maryani yang diduga telah menggunakan uang Polres Blora untuk melunasi mobil.

“Terdakwa sebagai aparat penegak hukum tidak menjadi contoh yang baik dalam upaya pemberantasan korupsi,” tegas Jaksa Penuntut Umum Darwadi.

Selain hukuman penjara, JPU juga menuntut kedua polisi itu untuk membayar denda sebesar Rp 300 juta yang jika tidak dibayar maka akan digantikan dengan hukuman penjara selama 6 bulan.

Namun ada tuntutan khusus yang dilayangkan Jaksa terhadap terdakwa Etana Fani Jatnika. Dia juga dibebani membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,65 miliar.

Diketahui, kasus itu terkuak usai adanya perbedaan nominal dana yang tersimpan dalam rekening penampungan Polres Blora dengan laporan yang disampaikan terdakwa Eka Maryani yang merupakan bendahara Polres Blora.

Selisih dana PNBP yang ada dan seharusnya disetorkan ke kas negara, malahan justru digunakan untuk mengisi rekening aplikasi Paypal milik Etana. Disebutkan, Etana juga menggunakan uang Rp 125 juta untuk melunasi pembelian mobilnya.

Dari informasi yang diperoleh awak media. Kasus tersebut terjadi sepanjang Agustus hingga Desember 2021 tahun lalu. (Chand/ist antara)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar